Beberapa Tindakan Medis Bagi Penderita Kanker Hati

Tindakan Medis Pengobatan Kanker Hati  penanganan medis untuk kanker hati
Apabila dokter telah selesai mendiagnosa seseorang terkena kanker hati, tahapan selanjutnya adalah mendiskusikan pengobatan  kanker yang akan menjadi rencana perawatan yang dilakukan. Dalam memutuskan rencana pengobatan, faktor penting yang perlu dipertimbangkan termasuk keparahan kanker dan kesehatan hati yang tersisa. Tim dokter kanker juga akan mempertimbangkan kemungkinan efek samping pengobatan, kesehatan pasien secara keseluruhan. Serta kemungkinan penyembuhan penyakit, memperpanjang hidup atau tindakan paliatif.

Tindakan Medis Untuk Menghilangkan Tumor

  • Operasi
    Pengobatan ini dilakukan melalui operasi pembedahan untuk tumor pada jaringan sekitarnya. Hal ini mungkin menjadi pengobatan penyakit yang terbilang paling sukses, terutama untuk pasien dengan tumor kecil (lebih kecil dari 5 cm). Ada 2 jenis operasi, yaitu:
    Hepatectomy – Operasi yang mengangkat sebagian dari organ hati. Hepatectomy hanya dapat dilakukan jika kanker terjadi pada salah satu bagian hati dan organ hati tetap bekerja dengan baik. Sisa dari bagian organ hati itu, dapat mengambil alih fungsi hati secara keseluruhan dan dapat tumbuh kembali ke ukuran normal dalam beberapa minggu. Hepatectomy kemungkinan tidak dapat dilakukan jika pasien telah mengalami sirosis, bahkan jika tumor kecil. Efek samping dari hepatectomy termasuk rasa sakit, kelemahan, dan kelelahan, dan gagal hati sementara.
    Transplantasi Hati – Terkadang transplantasi hati dapat dilakukan, namun hanya mungkin dilakukan bila kanker belum menyebar keluar dari hati dan donor yang cocok ditemukan. Setelah transplantasi, pasien akan diawasi secara ketat untuk mengawasi penolakan organ hati baru atau mungkin tumor kembali lagi. Pasien harus minum obat untuk mencegah penolakan transplantasi, namun memiliki efek samping seperti bengkak di wajah, tekanan darah tinggi.
  • Ablasi Termal – Radiofrequency ablation (RFA) menggunakan panas untuk menghancurkan sel sel kanker. Ini dapat diberikan melalui kulit, melalui laparoskopi atau selama operasi bedah saat pasien di bius.
  • Injeksi Etanol Perkutan –  Pengobatan ini dilakukan dengan penyuntikan alkohol langsung ke tumor hati untuk menghancurkannya. Efek samping dari pengobatan ini termasuk demam dan nyeri, namun pada umumnya prosedur ini sangat aman dan sangat efektif untuk tumor kecil berukuran 3 cm. Jika alkohol lolos dari hati, seseorang mungkin akan mengalami nyeri singkat tapi berat.

Tindakan Medis Untuk Kelangsungan Hidup

Jika dokter menentukan bahwa kanker tidak dapat dihilangkan dengan salah satu pilihan pengobatan di atas, dokter akan merekomendasikan untuk mengecilkan tumor, memperlambat pertumbuhan. Kemungkinan besar perawatan ini tidak menyingkirkan kanker sepenuhnya.

  1. Chemoembolization – Jenis pengobatan kemoterapi ini, di mana obat disuntikkan ke dalam arteri hepatika dan kemudian aliran darah melalui arteri diblokir untuk waktu yang singkat sehingga kemoterapi tetap dalam tumor, memblokir suplai darah ke tumor juga membunuh sel sel kanker. Selain digunakan sebagai pengobatan chemoembolization dapat digunakan untuk memperlambat pertumbuhan tumor bagi orang orang yang menunggu transplantasi hati.
  2. Terapi radiasi – Terapi yang menggunakan X-Ray atau partikel lain untuk menghancurkan sel sel kanker. Terapi radiasi biasanya terdiri dari sejumlah pengobatan tertentu yang diberikan dalam periode tertentu dan terbagi dalam 2 jenis:
    Terapi radiasi eksternal adalah radiasi yang diberikan oleh mesin dari luar tubuh namun tidak sering digunakan untuk kanker hati.
    Terapi radiasi internal adalah dengan menempatkan manik manik radioaktif ke dalam arteri yang memasok tumor dengan darah dalam cara yang mirip dengan chemoembolization.
    Efek samping terapi radiasi termasuk kelelahan, reaksi kulit ringan, sakit perut dan segera dirasakan setelah selesai pengobatan. Namun untuk efek samping  terapi radiasi internal,  termasuk kerusakan pada lambung dan paru-paru.
  3. Kemoterapi – Penggunaan obat untuk menghancurkan sel sel kanker, biasanya akan menghentikan pertumbuhan sel kanker. Kemoterapi diberikan dengan obat obatan tertentu pada sebuah siklus, selama periode waktu tertentu. Kemoterapi dapat diberikan dalam dua cara :
    Kemoterapi Sistemik: diberikan melalui aliran darah dengan intravena yaitu tabung yang ditempatkan dalam vena menggunakan jarum untuk sampai pada sel sel kanker. Kemoterapi sistemik biasanya  juga dapat diberikan dengan pil atau kapsul yang ditelan (oral).
    Kemoterapi Regional: Pembedahan dilakukan untuk menempatkan pompa kecil dalam tubuh untuk memberikan kemoterapi langsung ke pembuluh darah, untuk memberi makan tumor.
  4. Cryosurgery – Pengobatan yang menggunakan pendinginan ekstrim untuk membekukan dan membunuh sel-sel kanker.
  5. Infus Arteri hepatik – Infus arteri hepatik menggunakan obat antikanker yang disuntikkan ke dalam kateter yang telah ditempatkan di arteri, yang utama memasok darah ke hati.
  6. Imunoterapi – disebut terapi biologi yang dirancang untuk meningkatkan pertahanan alami tubuh untuk melawan kanker. Bahan bahan yang digunakan berfungsi untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Efek samping dari terapi biologi mirip dengan flu termasuk kelelahan, demam, menggigil, nyeri otot, dan sakit kepala.

Baca juga : terapi alami kanker hati

Setelah membaca artikel ini diharapkan kita semua dapat lebih mewaspadai penyakit kanker hati karena semua tindakan medis diatas membutuhkan biaya yang tidak sedikit. Mencegah lebih baik daripada mengobati, selalu jaga gaya hidup sehat, pola makan sehat, dan rajin berolahraga. Semoga artikel ini dapat menambah wawasan kita tentang penyakit kanker hati.

Source : www.nytimes.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *